ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS OIL LOSSES PADA PROSES PEREBUSAN MENGGUNAKAN QUALITY CONTROL CIRCLE PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI SUMATERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.52759/Keywords:
Kelapa Sawit, Kualitas, Quality Control Circle, Stasiun PerebusanAbstract
Salah satu industri pengolahan kelapa sawit di Sumatera Barat memiliki bahan baku berupa tandan buah segar yang berasal dari perkebunan sendiri dan masyarakat. Dalam proses pengolahannya terjadi permasalahan kehilangan minyak sawit pada proses produksinya. Hal ini akan berdampak pada kualitas produk, sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas pada proses produksi yakni perebusan. Berdasarkan hasil observasi awal, stasiun perebusan mengalami kehilangan minyak sawit pada pembuangan air kondensat dan kehilangan minyak sawit pada tandan kosong. Kehilangan minyak sawit pada tandan kosong ditetapkan standar <0.129% oleh perusahaan. akan dilakukan aalisa terkait pengendalian kualitas khususnya pada proses perebusan salah satu Pabrik Kelapa Sawit di Sumatera menggunakan metode QCC (quality control circle). Dari hasil analisa Quality Control Circle dapat dlihat bahwa lama waktu perebusan dan tekanan perebusan sangat berpengaruh terhadap kehilangan minyak sawit. Semakin lama waktu perebusan maka semakin besar kehilangan minyak sawit, sedangkan semakin kecil tekanan perebusan maka semakin besar kehilangan minyak sawit.Terdapat beberapa faktor yang menyebab terjadinya kehilangan minyak sawit pada proses perebusan diantaranya faktor mesin, manusia, bahan baku dan metoda. Faktor mesin merupakan faktor utama karena mesin sterilizer tidak mampu beroperasi secara optimal sehingga tekanan yang diharuskan tidak tercapai.



