ANALISIS MUTU PALM KERNEL PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI SUMATERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.52759/Keywords:
Kadar Air, Kadar Kotoran, Kernel, Kualitas, Seven ToolsAbstract
Salah satu industri pengolahan kelapa sawit di Sumatera Barat dalam kaitan memenuhi permintaan pelanggan, mengalami masalah internal terkait mutu dari kernel, dimana terdapat tidak konsisten kadar air dan kotoran pada kernel. Hal ini terlihat dari data analisa kadar air dan kotoran kernel bulan april 2021 yang tidak memenuhi standar parameter kualitas berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-0002-1987 yaitu kadar air maksimal 8%, kadar kotoran maksimal 6% dan dan Inti Pecah maksimal 15%. dilakukan analisa produksi untuk mengukur kualitas kernel di industri dengan menggunakan metode Seven Tools (Histogram dan Peta Kendali) untuk melakukan perbaikan masalah yang dihadapi perusahaan serta pemeliharaan tempat kerja untuk menghasilkan perbaikan dan peningkatan kualitas dari produk yang dihasilkan. Tingkat kualitas kernel yang dihasilkan sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh badan standarisasi nasional, dimana tingkat kualitas kernel yaitu kadar air sebesar 7,60% dan kadar kotoran 4,58%. Dalam analisis kapabilitas proses, nilai Cp sebesar 1,11 pada kadar air dan 1,10 pada kadar kotoran, dimana nilai 1 < Cp < 1,33 maka kapabilitas proses baik, namun perlu adanya pengendalian lebih jika nilai Cp mendekati 1,00.



