ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR OPEN TOP ROLLER PADA STASIUN PENGGULUNGAN INDUSTRI PENGOLAHAN TEH MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING

Authors

  • Sisri Gusmita Program Studi Teknik Industri Agro, Politeknik ATI Padang Author
  • Rizki Fadhillah Lubis Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kementerian Perindustrian Author
  • Abdul Azis Rahmansyah Program Studi Teknik Mekanika, Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan Author
  • Elvy Sahnur Nasution Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Author
  • Muhammad Iqbal Harapan Muslim Siregar Program Studi Teknik Mekanika, Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan Author
  • Rahmad Syukur Siregar Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Author

DOI:

https://doi.org/10.52759/

Keywords:

Open Top Roller, Work Sampling, Beban Kerja, Produktivitas

Abstract

Beban kerja yang melebihi kapasitas kerja operator dapat menurunkan efektivitas kerja serta meningkatkan risiko kelelahan pada proses produksi. Salah satu aktivitas yang berpotensi meningkatkan beban kerja adalah manual material handling yang dilakukan secara berulang selama proses produksi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja operator Open Top Roller (OTR) pada industri pengolahan teh menggunakan metode work sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap dua operator OTR selama lima hari kerja dengan pengamatan acak pada jam kerja efektif. Analisis meliputi pengukuran produktivitas, uji keseragaman dan kecukupan data, penentuan rating factor menggunakan metode Westinghouse, perhitungan allowance, waktu baku, dan beban kerja operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produktivitas operator tergolong tinggi dengan persentase aktivitas produktif sebesar 91,78% dan 92,86%. Namun demikian, nilai beban kerja masing-masing sebesar 1,61 dan 1,66 menunjukkan bahwa kedua operator berada pada kategori overload. Tingginya beban kerja dipengaruhi oleh aktivitas manual material handling yang dilakukan secara berulang dan tingginya intensitas kerja selama proses penggulungan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi sistem kerja melalui pengurangan aktivitas manual material handling, perbaikan metode kerja, dan peninjauan pengaturan kerja untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cahyo, S. D., & Suseno, S. (2026). Analisis Produktivitas dan Beban kerja Waktu Operator Pada Divisi Finishing 2 Menggunakan Metode Work Sampling Di CV. SP Alumunium. Jurnal Ilmiah Research Student (JIRS), 3(1), 449–461. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jirs.v3i1.8685

Chandra, H. (2023). Manual material handling analysis using biomechanics at repair department workers. Jurnal Terapan Teknik Industri, 4(1), 108–115. https://doi.org/10.37373/jenius.v4i1.498

Dinianity, D., & Febriadi, R. (2015). Analisi beban kerja dengan menggunakan metode work sampling. Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian Dan Karya Ilmiah Dalam Bidang Teknik Industri, 1(2), 60–69. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/6325 Farhana, D. H. (2020). Analisis Beban Kerja Dalam Menentukan Jumlah Tenaga Kerja Optimal dengan Metode Workload Analysis di PT Jaya Teknik Indonesia. Scientifict Journal of Industrial Engineering, 1(2), 18–22.

Hulshof, C. T. J., Pega, F., Neupane, S., Molen, H. F. Van Der, Colosio, C., Daams, J. G., Descatha, A., Kc, P., Kuijer, P. P. F. M., Mandic-rajcevic, S., Masci, F., Morgan, R. L., Nygård, C., Oakman, J., Proper, K. I., Solovieva, S., & Frings-dresen, M. H. W. (2021). The prevalence of occupational exposure to ergonomic risk factors : A systematic review and meta-analysis from the WHO / ILO Joint Estimates of the Work-related Burden of Disease and Injury. Environment International, 146, 106157. https://doi.org/10.1016/j.envint.2020.106157

Irvana, M. E. F. (2021). Analisis Penerapan Metode Work Sampling dan Metode Behaviorally Anchored Ratting Scale untuk Meningkatkan Produktivitas Pekerja pada PT Berkah Duta Tidar. Scientifict Journal of Industrial Engineering, 2(2), 34–40.

Mudiyanselage, S. E., Nguyen, P. H. D., Rajabi, M. S., & Akhavian, R. (2021). Automated Workers ’ Ergonomic Risk Assessment in Manual Material Handling Using sEMG Wearable Sensors and Machine Learning. Electronics, 10(20), 2558. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/electronics10202558

Putri, R., Wibawa, N., & Efranto, R. Y. (2014). Analisis Beban Kerja Dengan Metode Workload Analysis Sebagai Pertimbangan Pemberian Insentif Pekerja (Studi Kasus di Bidang PPIP PT Barata Indonesia (Persero) Gresik). Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Sistem Industri, 2(3), 672–683.

Raichaanah, N., & Susanto, N. (2024). Analisis Beban Kerja Manual Handling Pekerjaan Pengangkatan Kayu dengan Metode NIOSH dan Cardiovascular Load ( CVL ). Industrial Engineering Online Journal, 13(1).

Rajendran, M., Sajeev, A., Shanmugavel, R., & Rajpradeesh, T. (2021). Ergonomic evaluation of workers during manual material handling. 3rd International Conference on Materials, Manufacturing and Modelling, 7770–7776. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2021.02.283 Setiawan, S., Athaya, Q., Mushoffa, M. M., Izhar, P., Afdhal, M., & Firdaus. (2025). Analisis Efisiensi Tenaga Kerja Menggunakan Metode Work Sampling Untuk Menentukan Jumlah Optimal Pekerja di PT. X. JUTIN : Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 8(2), 1998–2004. https://doi.org/10.31004/jutin.v8i2.44480

Wignjosoebroto, S. (2008). Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu: Teknik Analisis untuk Peningkatan Produktivitas Kerja. Guna Widya.

Xu, S., & Hall, N. G. (2021). Fatigue , personnel scheduling and operations : Review and research opportunities. European Journal of Operational Research, 295, 807–822. https://doi.org/10.1016/j.ejor.2021.03.036

Yu, N., Hong, L., & Guo, J. (2021). Analysis of upper-limb muscle fatigue in the process of rotary handling. International Journal of Industrial Ergonomics, 83, 103109. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ergon.2021.103109

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles