PEMBUATAN KERTAS INDIKATOR ASAM-BASA DARI KULIT BUAH ALPUKAT

Authors

  • Elda Pelita Program Studi Analisis Kimia, Politeknik ATI Padang, Bungo Pasang-Tabing, Padang 25171 Indonesia Author
  • Imran Nazar Program Studi Analisis Kimia, Politeknik ATI Padang, Bungo Pasang-Tabing, Padang 25171 Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.52759/

Keywords:

Indikator asam-basa, indikator alami dari kulit buah, media pembelajaran

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul “Pembuatan Kertas Indikator Asam-basa Dari Kulit Buah Alpukat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat indikator asam-basa dari kulit buah Alpukat dalam bentuk kertas sebagai media pembelajaran kimia. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik ATI Padang dengan sampel yang digunakan adalah kulit buah Alpukat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap pembuatan kertas indikator dan tahap pengujian kertas indikator. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan uji kertas indikator asam-basa dari kulit buah. Berdasarkan analisis data menunjukan dalam rentang waktu 30 hari kertas indikator dari kulit buah alpukat dapat memberikan warna yang berbeda pada larutan asam, basa dan netral. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kertas indikator asam-basa dari kulit buah alpukat dalam rentang 30 hari masih bersifat stabil dan dapat digunakan sebagai indikator asam-basa serta masih dapat dijadikan sebagai media pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chang, R. 2005. Kimia Dasar : Konsep konsep Inti Jilid I/edisi Ketiga. Jakarta: Erlangga.

Dalimartha, S. dan Felix, A. 2011. Khasiat Buah dan Sayur. Jakarta: Penebar Swadaya.

Daniel R.S., Osfar S. dan Irfan H.D. 2014. Kajian Kandungan Zat Makanan dan Pigmen Antosianin Tiga Jenis Kulit Buah Naga (Hylocereus sp.) Sebagai Bahan Pakan Ternak. Artikel. Malang: Universitas Brawijaya.

Day, R.A dan Underwood, A.L. 2002. Analisis Kimia Kuantitatif Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga. Fessenden, R. J. dan Fessenden J.S. 1986. Kimia Organik Edisi Ketiga Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Fessenden, R. J. dan Fessenden J.S. 1998. Kimia Organik. Jakarta: Erlangga.

Ham, M. 2006. Membuat Reagen Kimia. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Keenan C.w, D.C Kleinfelter, dan J.H Wood. 1984. Kimia Untuk Universitas. Jakarta: Erlangga.

Mawarti, S. 2010. Aplikasi Beberapa Ekstrak Bunga Berwarna sebagai Indikator Alami pada Titrasi Asam Basa.Artikel. Yogyakarta: FMIPA UNY.

Mawarti, S. 2010. Kajian Penggunaan Ekstrak Kubis Ungu (Barassica Oleracea L) Sebagai Indikator Alami Titrasi Asam Basa. Artikel. Yogyakarta: FMIPA UNY.

Maftuhah, D.S. 2013. Implementasi Pemanfaatan Indikator Alami Untuk Praktikum Kimia Materi Pokok Asam Basa Sebagai Upaya Peningkatan Keaktifan dan Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas XI IPA MA Al-Muttaqien Pancasila Sakti Kabupaten Klaten. Skripsi. Klaten: Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Mayasri, A. 2013. Pengembangan Indikator Universal Bahan Alami Untuk Penentuan pH Larutan Pada Pembelajaran Penentuan Derajat Keasaman di SMP/MTs. Skripsi. Prodi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Syiah Kuala.

Moore, J.T. 2007. Kimia For Dummies. Klaten: Pakar Raya.

Nuryanti, S. Sabirin M. Chairil A. dan Tri J.R. 2010. Indikator Titrasi Asam Basa Dari Ekstrak Bunga Sepatu (Hibiscus rosa sinensis L.). Artikel. Yogyakarta: Jurusan Kimia, Fakultas MIPA UGM.

Oxtoby, D.W. Natchrieb dan Norman H. 2001. Prinsip-prinsip Kimia Modern Edisi Keempat Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Siregar, Y.D.I. Tanpa Tahun. Pembuatan Kertas Indikator Asam Basa dari Bunga Kembang Sepatu (Hibicus rosa-sinensis L.) Artikel. Jakarta: Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Hidayatullah. UIN Syarif

Downloads

Published

2019-12-31

Issue

Section

Articles