RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA REAKTOR HIDROLISIS BERPENGADUK DENGAN PENCACAH TERINTEGRASI UNTUK PRODUKSI GLUKOSA DARI KULIT NANAS
DOI:
https://doi.org/10.52759/sainti.v22i2.63Keywords:
reaktor hidrolisis, sistem pencacah, kulit nanas, glukosa, biomassa lignoselulosaAbstract
Permintaan energi terbarukan mendorong eksplorasi biomassa lignoselulosa, seperti kulit nanas, sebagai bahan baku bioetanol. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi kinerja reaktor hidrolisis berpengaduk dengan sistem pencacah terintegrasi untuk mengoptimalkan konversi kulit nanas menjadi glukosa. Reaktor berkapasitas 5 liter ini menggunakan impeler Pitched Blade Turbine (PBT) yang dimodifikasi dengan pisau pencacah pada ujung bilah untuk memungkinkan pengecilan ukuran partikel secara in situ. Hidrolisis dilakukan menggunakan H2SO4 1% pada suhu 100°C selama 120 menit dengan kecepatan pengadukan 1.400 rpm. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kadar glukosa (3,4% menjadi 8,88%), nilai Brix (3,5°Bx menjadi 9°Bx), densitas (0,9998 g/mL menjadi 1,03 g/mL), dan viskositas (1,14 cP menjadi 1,85 cP). Ukuran partikel berkurang drastis dari ±1,03 cm menjadi ±0,02 cm. Integrasi fungsi pencacahan terbukti efektif meningkatkan luas permukaan kontak dan homogenitas reaksi, menjadikannya desain potensial untuk produksi bioetanol berkelanjutan


