PENGARUH KONSENTRASI PEREKAT TEPUNG TAPIOKA TERHADAP MUTU BIOBRIKET PELEPAH PINANG (Areca catechu L.)

Authors

  • Ahmad Yudi Author
  • Yernisa Author
  • Fenny Permata Sari Author
  • Abdul Rahman Author

DOI:

https://doi.org/10.52759/sainti.v22i1.351

Keywords:

biobriket, mutu biobriket, pelepah pinang, tepung tapioka

Abstract

Biobriket merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari biomassa dan mempunyai nilai kalor yang cukup tinggi. Dalam pembuatan briket diperlukan sebuah perekat (binder). Jenis perekat yang digunakan pada pembuatan briket berpengaruh terhadap kerapatan, ketahanan tekan, nilai kalor bakar, kadar air dan kadar abu. Penggunaan jenis dan kadar perekat pada pembuatan briket merupakan salah satu faktor penting dalam pembuatan briket. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh konsentrasi perekat tapioka terhadap mutu biobriket dari pelepah pinang dan untuk mengetahui konsentrasi perekat tapioka tertentu yang menghasilkan mutu biobriket pelepah pinang terbaik. Penelitian ini menggunakan Racangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan konsentrasi perekat tepung tapioka terdiri dari 10%, 20%, 30%, dan 40%. Analisa yang dilakukan meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, nilai kalor, shatter index dan laju pembakaran. Analisa mengacu pada standar nasional indonesia (SNI). Penambahan jumlah perekat tapioka pada pembuatan biobriket pelepah pinang berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang di analisa yaitu kadar air , kadar abu, kadar zat terbang (volatile matter), nilai kalor, shatter index dan laju pembakaran. Dengan hasil terbaik terdapat pada perlakuan 10% dengan nilai kadar air 3,71%, kadar abu 4,65%, zat terbang 16,74%, nilai kalor 5.661 kal/gr, shatter index 73,68% dan laju pembakaran 0,2291 gr/menit.

Downloads

Published

2025-06-16

Issue

Section

Articles