PENERAPAN METODE PERAMALAN TIME SERIES UNTUK PREDIKSI PERMINTAAN EKSPOR SHORTENING PADA INDUSTRI OLEOKIMIA DI BATAM
DOI:
https://doi.org/10.52759/sainti.v23i1.43Keywords:
Peramalan, Permintaan Ekspor, SMA, SES, AkurasiAbstract
Fluktuasi permintaan ekspor merupakan tantangan utama dalam perencanaan produksi industri oleokimia di Batam, khususnya pada produk shortening yang berorientasi ekspor. Ketidaktepatan peramalan dapat menimbulkan inefisiensi operasional seperti kelebihan produksi maupun kekurangan stok. Penelitian ini bertujuan menentukan metode peramalan paling akurat antara Single Moving Average (SMA) dan Single Exponential Smoothing (SES) dalam memprediksi permintaan ekspor shortening. Analisis dilakukan terhadap data historis permintaan selama 12 bulan dengan indikator kesalahan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil menunjukkan metode SES (α = 0,9) paling akurat dengan MAD = 166, MSE = 33.231, dan MAPE = 3,35%. Temuan ini menegaskan bahwa model SES lebih sesuai untuk data permintaan fluktuatif dengan tren meningkat moderat, sehingga dapat meningkatkan efisiensi perencanaan produksi dan pengelolaan rantai pasok industri manufaktur ekspor.



