MODIFIKASI ALAT PENGEMPA BIOBRIKET DENGAN MONITORING TEKANAN REAL TIME BERBASIS IOT
DOI:
https://doi.org/10.52759/sainti.v22i2.3Abstract
Salah satu energi alternatif yang potensial untuk dikembangkan adalah biobriket. Biobriket merupakan bahan bakar padat berbasis biomassa yang dibuat dari limbah organik seperti serbuk kayu, sekam padi, dan limbah pertanian. Pemanfaatan biobriket tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga menjadi solusi pengelolaan limbah dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Pada penelitian ini akan dicetak biobriket menggunakan modifikasi peralatan pengempa menggunakan monitoring tekanan operasi secara real time berbasis IoT (Internet of Things). Sensor tekanan yang dipasang pada sistem hidrolik diharapkan dapat membaca tekanan aktual secara tepat dan detail. Dengan demikian proses dapat dijaga dengan konstan dan diharapkan mampu meningkatkan konsistensi kualitas biobriket dari segi densitas, kadar air, volatile matter, dan nilai kalor, sekaligus mempercepat proses produksi. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan tekanan optimal untuk pengempaan biobriket dengan bahan baku tempurung kelapa yaitu pada 80 Psia dengan komposisi perekat 5% didapatkan densitas sebesar 0,79 g/cm³. Dengan kondisi perekat optimum 5%, tekanan optimum 80 psia dan ukuran partikel 100 mesh didapatkan kualitas biobriket dengan kadar air 6,91 %, denistas 0,63 g/cm³, kadar abu 12%, volatil matter 15% dan fixed carbon pada 66,09 % memenuhi SNI 01-6235-2000.

