PENETUAN KADAR ZAT AKTIF PADA FLUOCINOLONE ACETONIDE CREAM DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV- VIS
DOI:
https://doi.org/10.52759/Keywords:
Fluocinolone Acetonide Cream, Kortikosteroid, SpektrofotometerAbstract
Fluocinolone Acetonide Cream merupakan obat topikal yang digunakan untuk mengobati gatal-gatal, kemerahan, kulit kering, pengerasan kulit, peradangan, dan ketidaknyamanan berbagai kondisi kulit. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar zat aktif yang terkandung pada Fluocinolone Acetonide Cream. Pengujian kadar zat aktif ini dilakukan untuk memastikan kadar dari zat aktif sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Efek samping dari zat aktif yaitu jika pada obat kelebihan kadar zat aktif akan membahayakan pengguna obatnya dan jika kekurangan zat aktif maka obat tersebut tidak akan bereaksi apapun.Uji kuantitatif yang dilakukan untuk menentukan kadar Fluocinolone Acetonide Cream dalam sampel adalah dengan analisis kadar spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200-300 nm dan pajang gelombang maksimum dari pengujian Fluocinolone Acetonide Cream adalah 238. Hasil Pengujian penentuan kadar zat aktif pada sampel yaitu sebesar 98.99 % dan 99.14 % dimana spesifikasi yang digunakan yaitu antara 90 % - 110 %. Hasil ini menunjukan bahwa kadar sampel masuk dalam spesifikasi yang telah ditetapkan Pharmacopoeia edisi I dan II 2009.
Downloads
References
BPOM Republik Indonesia, Peraturan Nomor 12 Tahun 2014, Tentang Persyaratan Mutu Obat.
Dachriyunus. (2004). Analisis Struktur Organik Secara Spekttroskopi. Padang Andalas Universitas Press.
Day, Underwood. (2002). Analisis Kimia Kuantitatif. Jakarta : Erlangga.
Departemen Kesehatan RI.2007.Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas. Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan klinis Departemen Kesehatan RI.
Depkes RI. (2006). Keputusan Menter i Republik Indonesia No. 189/ Menkes/SK/III/2006. Kebijakan Obat Nasional.
Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta:
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2014.
Lailiyah, A. (2019). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Dan Penyimpanan Obat Bebas Dan Bebas Terbatas Di Apotek Sambeng Farma (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Gresik).
Pharmacopoeia, B. (2009).British Pharmacopoeia, Volume I & II.London: Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency (MHRA).



