STUDI PENDAHULUAN PEMBUATAN STIK PISANG RAJA SERE MENTAH TERHADAP RASA, AROMA, TEKSTUR, DAN WARNA

Renny Futeri

Abstract


Stik merupakan makanan ringan yang dibuat dari pisang Raja Sere mentah dan tepung terigu serta adanya bahan tambahan lain seperti gula, margarin, telur, minyak goreng, vanilli, dan soda kue. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perbandingan tepung terigu dengan pisang terhadap rasa, aroma, tekstur, dan warna pada pembuatan stik pisang berdasarkan uji organoleptik, dan komposisi yang tepat untuk stik pisang dari perbandingan tepung terigu dengan pisang berdasarkan uji organoleptik. Manfaat penelitian ini yaitu menciptakan variasi produk olahan pisang, mendapatkan perbandingan tepung terigu dengan pisang yang tepat dalam pembuatan stik yang disukai konsumen, untuk menjadikan stik pisang sebagi makanan ringan yang baik bagi kesehatan. Metode penelitian stik pisang melakukan beberapa perlakuan dengan perbandingan tepung terigu dan pisang Raja Sere. Perlakuan yang dilakukan penulis adalah 75%:25% (AA), 60%:40% (AB), 50%:50% (AC), 40%:60% (AD), dan 25%:75% (AE). Lima perlakuan tersebut dilanjutkan dengan uji sifat organoleptik produk (rasa, aroma, tekstur, warna). Penilaian uji organoleptik stik pisang Raja Sere yang dibuat dengan perlakuan 75%:25% (tepung terigu : pisang Raja Sere) yang disukai oleh panelis. Sedangkan stik pisang dengan perlakuan 25%:75% (tepung terigu : pisang Raja Sere) kurang disukai panelis berdasarkan uji organoleptik. Kesimpulan penelitian ini adalah komposisi terbaik dari perbandingan yang telah dilakukan dalam pembuatan stik pisang Raja Sere untuk perbandingan tepung terigu dan pisang Raja Sere mentah yaitu pada perlakuan dengan kode AA (75%:25%).

Kata Kunci : Stik, Pisang, Organoleptik.

References


Astawan, Made.2006. Membuat Mi dan Bihun.Jakarta:Penebar Swadaya.

Anonimus, 1980. Budidaya Tanaman Pisang. Gajah Mada, University Press.Yogyakarta.

Dwi Setyaningsih, Anton Apriyantono, Maya Puspita Sari, 2010, Analisis Sensori untuk Industri Pangan dan Agro, IPB Press, Bogor.

Fajrin, Ferawati.2012. Pengaruh Perbandingan Ampas Tahu dengan Terigu Terhadap Rasa, Warna, Aroma, dan Tekstur Stik Ampas Tahu. Karya Tulis Akhir Program Studi Kimia Analisis ATIP : Padang.

K.A.Buckle, R.A. Edwards, G. H. Fleet, M. Wootton, Food Science (Ilmu Pangan), Terjemahan H Murtiningsih dan H. Pekerti. 1988. Pengaruh Umur Petik terhadap Mutu Buah Pisang Tanduk. Bull. Penel. Horti. 3(1): 33-37.

Nuramanah, Eva.2012.Kajian Aktivitas Antioksidan Kulit Pisang Raja Bulu (Musa Parasdisiaca L Var sapientum) dan Produk Olahannya ,http://repository. Upi. edu / search / Kandungan + kulit + pisang, tanggal 10-03-2013. Pukul 15.41 WIB.

R.Muchtadi,Tien dan Fitriyono Ayustaningwarno.2010. Teknologi Proses Pengolahan Pangan. Bandung:Alfabeta.

Satuhu, Suyanti dan Ahmad Supriyadi.2007.Pisang Budidaya, Pengolahan, dan Prospek Pasar. Jakarta:Penebar Swadaya.

Suhartini, Sri dan Nurhidayat, 2005, Aneka Olahan Ampas Tahu, Trubus Agrisarana, Surabaya

Suprapti, M.Lies. 2005.Aneka Olahan Pisang.Yogyakarta:Kanisius (Anggota IKAPI).

Winarno, F.G.2002. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta:PT.Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.